
Keluarga Harmonis ala Rasulullah: Cinta, Kesederhanaan, dan Keteladanan
Syarah Kitab Al Arba’in Ar Rambaniyyah fii I’daad Khair Al Bariyyah
(Kumpulan 40 Hadits tentang Pembentukan Generasi Terbaik)
karya Assoc. Prof. Dr. KH. Akhmad Alim Lc., MA.

Oleh: Ust Ahmad Fathoni, M.E (Ketua Umum PK IMM UIKA 2014-2018)
[عن عائشة أم المؤمنين:]
خَيْرُكُمْ خَيْرَكُمْ لأهلِهِ وأنا خَيْرُكُمْ لأهلِي وإذا ماتَ صاحِبُكُمْ فَدَعُوهُ .أخرجه الترمذي (٣٨٩٥)
Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Sebaik-baik diantara kalian adalah ia yang berbuat baik kepada istrinya. Dan apabila ada yang meninggal diantara kalian hendaknyalah ia mendoakannya. (HR. Tirmidzi)
Keluarga adalah unsur terpenting pembentuk masyarakat. Keluarga yang baik akan menentukan baiknya masyarakat dan begitu pula sebaliknya. Keluarga menjadi pilar tegaknya kehidupan sosial. Keluarga yang terhubung dengan keluarga lain dengan interaksi yang baik akan menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman dan tenteram. Lingkungan yang nyaman, aman dan tenteram akan membantu melahirkan generasi yang baik dan kuat. Kuat secara fisik dan emosional serta spiritual.
Bagaimana Keluarga yang terbaik itu dibentuk ???
Nabi Muhammad SAW mewasiatkan bahwa keluarga yang terbaik itu adalah keluarga yang dipenuhi dengan rasa cinta dan kasih sayang. Setiap anggota keluarga saling mencintai dan saling mengasihi satu sama lain. Tidaklah keluarga yang didalamnya dipenuhi kasih sayang kecuali akan tumbuh di dalamnya generasi yang juga mudah berlemah lembut dengan orang lain dalam bersikap sebab ia mendapatkan contoh langsung dari kedua orang tuanya setiap hari. Kata-kata kasar nan menusuk hati tak akan keluar dari lisannya sebab tiap hari ia terbiasa mendengar kata penuh santun dan berbudi. Begitu pula tangan dan kakinya, enggan ia gunakan untuk menzalimi orang lain, sebab kedua orang tuanya saling bahu membahu untuk memberi contoh bahwa amanah tangan dan kaki dari Allah ini harus ia jaga dengan baik.
Berlemah lembut di dalam keluarga tak hanya pada lisan dan tangan saja bahkan sampai menjaga perasaan agar tidak terluka.
Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya dari Ibunda ‘Aisyah Ummilmukminin radhiyallahu ‘anhu :
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: نِعْمَ الْأُدُمُ، أَوِ الْإِدَامُ الْخَلُّ
bahwa Nabi ﷺ bersabda, “sebaik-baiknya lauk adalah cuka.”
Rasulullah SAW pagi itu datang ke rumah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhu dan bertanya tentang ketersediaan lauk. Namun pagi itu hanya ada cuka di rumah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhu. Nabi SAW menanggapinya dengan sikap yang luar biasa. Alih-alih marah apalagi kesal, justru Rasulullah SAW memuji lauk tersebut sembari menyebutnya sebagai lauk yang terbaik.
Rasulullah SAW mengajari umatnya dua hal.
Pertama, pantang bagi pria untuk menyakiti hati pasangannya. Lemah lembut dalam bersikap harus menjadi yang terdepan untuk dilakukan. Sebab kehidupan berumah tangga tidaklah berhitung bulan dan tahun, melainkan berpondasi takwa dan keimanan. Apabila rumah tangga masih tegak dalam iman dan takwa maka ia harus dipertahankan hingga nafas terakhir terhembus.
Kedua, Nabi SAW mengajarkan kesederhanaan dalam membangun rumah tangga. Makanan yang terbaik bukanlah makanan yang mahal harganya karena dibuat dari bahan yang terbaik dan paling berkualitas. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa makanan yang terbaik adalah makanan yang halal dan membuat orang yang memakannya mendapatkan energi untuk beribadah kepada Allah SWT.
Hal lain yang tak kalah penting diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam bermuamalah dengan keluarganya adalah kepandaian beliau dalam membagi waktunya dirumah.
Imam At Tirmidzi menyampaikan bahwa Rasulullah membagi waktunya ketika di rumah menjadi tiga bagian utama. Pertama, waktu untuk Allah SWT untuk beribadah, sholat sunnah dan sebagainya. Kedua, waktu untuk keluarga yang beliau gunakan untuk berkomunikasi dengan istrinya mendengarkan keluh kesah sehari-hari. Ketiga, waktu untuk privasi. Kegiatan yang khusus beliau gunakan untuk dirinya. Dan ketiganya diletakkan secara adil dan proporsional demi tercapainya keharmonisan.
Begitulah Nabi Muhammad SAW menjadi figur utama bagi setiap muslim dalam membentuk keluarga yang terbaik. Keluarga yang punya visi dan misi serta SOP yang jelas sesuai pandangan syariat. Kaum muslimin patut bersyukur dan berbahagia telah diberikan sosok agung nan mulia seperti Rasulullah SAW yang telah menjadi contoh dalam menjalani kehidupan di dunia yang fana. Mari melimpahkan shalawat atas Nabi kita yang mulia. Shallu ‘alan Nabiy.
admin
15 Jul 2026
Post Views: 34 Oleh : Ahmad Fathoni, M.E (Imam Masjid As Sofia) 90 menit pertandingan sepakbola selalu saja berhasil menguji degup jantung dan hati. Pandangan mata enggan berkedip untuk kehilangan momen silih berganti bola yang berpindah kaki. Tidak hanya gol dan kemenangan yang dicari. Selalu ada drama yang menghiasi. Pelajaran berharga …
admin
07 Jul 2026
Post Views: 63 Oleh : Ahmad Fathoni, M.E (Ketua Majelis Wakaf, PCM Bogor Barat) “Tidaklah ada batas yang terang antara saat suka dengan saat duka. Kadang-kadang di dalam duka ini sendiri terdapat suka dan di saat suka terdapat duka .” — Lembaga Budi, Buya HAMKA Tak ada yang benar-benar pasti kecuali …
admin
17 Jun 2026
Post Views: 101 Oleh : Sulaeman Jajuli (Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor) Tangis, tangisan atau menangis adalah rangkain peristiwa fitrah yang sengaja dihadirkan oleh Allah untuk manusia. Allah berfirman-yang artinya-,” Dia-lah yang menciptakan tersenyum dan menangis itu ( Al-Najm : 43). Berkait dengan ayat tersebut, Al-Qurthubi menafsirkan, bahwa Allah-lah hakikatnya yang menciptakan, kenapa kita …
admin
21 Feb 2026
Post Views: 220 Oleh: Sugijanto Soewadi (Pemerhati Sosial, Lingkungan dan Peradaban Islam) Ramadhan Bukan Sekadar Bulan Puasa Setiap tahun umat Islam memasuki satu fase spiritual yang unik: bulan Ramadhan. Namun menariknya, dalam tradisi Islam Ramadhan tidak hanya disebut sebagai “bulan puasa”. Ia memiliki banyak laqab (gelar) yang masing-masing menyimpan makna mendalam. …
admin
02 Jan 2026
Post Views: 198 Oleh: Rahmat Saptono (Pengajar Manufaktur Logam di Universitas Indonesia) Demikian agungnya kedudukan waktu, hingga Allah SWT bersumpah dengannya dalam Kitab-Nya. Imam Al-Shafi’i. rahimahullah bahkan pernah berkata: “لَوْ تَدَبَّرَ النَّاسُ هَذِهِ السُّورَةَ لَوَسِعَتْهُمْ” “Seandainya manusia merenungkan surah ini (Al-‘Ashr), niscaya ia telah cukup bagi mereka.” Dalam penjelasan lain, beliau menegaskan …
admin
16 Des 2025
Post Views: 156 Oleh: Rahmat Saptono (Pengajar Manufaktur Logam di Universitas Indonesia) Deru berita tentang bencana alam—kebakaran hutan, banjir, badai—tak kunjung reda. Di tengah hantaman gelombang itu, terselip kisah ketangguhan yang tak mudah sirna. Beberapa tahun silam, saya membaca wawancara dengan sepasang lansia di Sydney yang kehilangan segalanya akibat kebakaran hebat. Mereka …
11 Agu 2025 979 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Pada dasarnya, menjadi generasi perintis atau pewaris sama-sama baik. Mau dicari kelebihan dan kekurangannya, ya pasti ada. Tinggal kita mau melihat dari sisi yang mana. Sering kali, kita justru membenturkannya. Seolah-olah generasi perintis adalah generasi terbaik karena memulai dari nol, sedangkan generasi pewaris …
16 Apr 2025 969 views
Oleh : Abdul Rasyid (Personal Finance & Investment) Belakangan ini, antrean panjang di toko-toko emas dan gerai logam mulia jadi pemandangan yang cukup umum. Banyak orang rela menunggu demi bisa membeli emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun batangan. Fenomena ini bukan tanpa alasan—emas dianggap sebagai aset safe haven, aset yang cukup tangguh dalam menghadapi berbagai …
06 Apr 2025 954 views
Oleh : Abdul Rasyid (Personal Finance & Investment) Setiap menjelang hari raya, khususnya Idulfitri, tradisi pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) jadi momen yang paling ditunggu-tunggu banyak orang. Selain yang bersifat formal seperti THR untuk karyawan, ada juga versi yang lebih informal tapi nggak kalah penting: THR untuk keluarga dan kerabat. Tradisi ini sudah mengakar cukup …
04 Jul 2025 906 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Beberapa hari yang lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan menerbitkan izin pendirian Bank Syariah Muhammadiyah. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dan segera dimuat di berbagai media. Tak pelak, masyarakat umum—terutama warga Muhammadiyah—ramai membicarakan dan …
21 Mar 2025 900 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah selalu menjadi hal menarik yang ditunggu oleh umat Islam di Indonesia. Dari zaman dulu hingga saat ini, vibes-nya selalu sama. Selalu muncul pertanyaan, apakah puasanya barengan? Lebarannya barengan? Meskipun berkali-kali mengalami perbedaan, dalam hati kecil umat Islam di Indonesia—apa pun …
Comments are not available at the moment.