
Generasi Terbaik dengan Materi Terbaik: Pembelajaran Al-Qur’an dari Masa ke Masa
Syarah Kitab Al Arba’in Ar Rambaniyyah
karya Assoc. Prof. Dr. KH. Akhmad Alim Lc., MA.

Oleh : Ahmad Fathoni (Imam Masjid As Sofia)
Hadits Pertama (Murid dan Guru Terbaik)
عَنْ أبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ، عَنْ عُثْمانَ ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قالَ: «خَيْرُكُمْ مَن تَعَلَّمَ القُرْآنَ وعَلَّمَهُ»، قالَ: وأقْرَأ أبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ فِي إمْرَةِ عُثْمانَ، حَتّى كانَ الحَجّاجُ قالَ: وذاكَ الَّذِي أقْعَدَنِي مَقْعَدِي هَذا
Dari Abu Abdirrahman As Sulami, dari Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Sebaik-baik diantara kalian adalah ia yang belajar Al Quran dan Mengajarkannya.”. Abu Abdirrahman mengajarkan hadits ini sejak masa kekhilafahan Ustman bin ‘Affan sampai masa pemerintahan Al Hajjaj bin Yusuf Al Tsaqofi. Abu Abdirrahman As Sulami berkata, “hadits inilah yang membuatku betah duduk di tempat dudukku ini (mengajarkan Al Quran).”
Pendidikan merupakan pilar utama yang diwajibkan bagi setiap mukmin untuk mencapainya. Hal ini nampak jelas dari wahyu pertama yang sampai kepada Nabi Muhammad SAW yang berisikan perintah untuk membaca dan mengenal Allah sebagai Pencipta dan Pengatur Alam. Ilmu dan pendidikan adalah karakter dan ciri utama bagi seorang yang mengaku beriman. Sehingga seorang yang beriman tidak boleh menyepelekan ilmu dan pendidikan karena dengan keduanya ia dikenal sebagai orang yang beriman.
Seorang mukmin tidak boleh pula sembarangan dalam memulai perjalanan keilmuannya. Hendaknya perjalanan keilmuannya itu dimulai dari pondasi dan asas utama agama ini dikenal yaitu Al Quran. Konten pertama yang perlu ia pahami dan selami maknanya adalah Al Quran. Mempelajari Al Quran tidak mengenal batas waktu dan tidak dibatasi bagi segelintir orang saja karena ia adalah pedoman yang akan berlaku hingga akhir zaman.
Al Quran adalah kalamullah. Ia berisi petunjuk bagi setiap mukmin dalam menjalani kehidupannya di alam dunia. Ayatnya menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan pribadi maupun bermasyarakat. Kebijaksanaan dapat diraih dari untaian kisah-kisah umat terdahulunya yang sarat hikmah. Nasihatnya tak hanya untuk generasi sahabat Nabi melainkan untuk manusia seluruhnya hingga akhir masa. Maka beruntunglah setiap orang yang punya ikatan kuat dengan Al Quran.
Kewajiban seorang muslim tidaklah berhenti hanya di mempelajari Al Quran saja. Terdapat kewajiban lain yang harus ia tunaikan, yaitu mengajarkannya. Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa orang yang belajar dan mengajarkan Al Quran akan menjadi manusia yang terbaik. Sebab ia mempelajari dan mengajarkan materi terbaik dari Allah SWT yang Maha Mengetahui segala hal yang terbaik bagi manusia.
Semangat belajar dan mengajarkan Al Quran ini dicontohkan oleh salah seorang Tabi’in yang bernama Abu Abdirrahman As Sulami. Ia adalah utusan Khalifah Ustman bin ‘Affan yang ditugaskan untuk membawa dan mengajarkan Al Quran ke Kufah. Ibnul Jauzi menginformasikan bahwa Abdullah bin Habib atau Abu Abdirrahman As Sulami wafat pada tahun 105 H dengan usia 90 tahun. Sementara pada hadits diatas terdapat catatan percakapan antara Abu Abdirrahman dengan muridnya yang menginformasikan bahwa beliau menjalankan tugas dari Khalifah Ustman selama 40 tahun lamanya hingga beliau wafat pada masa kekhalifahan Umayyah. Di sisi lain, dapat pula diambil kesimpulan bahwa Abu Abdirrahman mulai mengemban amanah mengajarkan Al Quran kira-kira di usianya 50 tahun setelah belajar Al Quran dari beberapa sahabat seperti Ustman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Tsabit, Ubay bin Ka’ab dan Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhum ajma’in.
Motivasi Terbesar Abu Abdirrahman As Sulami adalah menjadi hamba yang terbaik di hadapan Allah SWT.
Abu Abdirrahman As Sulami menghabiskan umurnya untuk mengajarkan Al Quran di Masjid Besar Kufah. Dari konsistensinya ini lahirlah banyak Ahli Quran diantaranya adalah Imam Ashim dan muridnya Imam Hafs yang tersambung riwayatnya hingga ke Rasulullah SAW dan saat ini tersebar di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Ini adalah sebuah karunia besar dari Allah SWT. Sebab itu bermakna bahwa bacaan yang diriwayatkan oleh Abu Abdirrahman As Sulami dari para sahabat yang belajar langsung dari Rasulullah SAW dan kemudian oleh Abu Abdirrahman diajarkan kepada Imam ‘Ashim dilanjutkan kepada muridnya Imam Hafs dan terus diajarkan kepada generasi selanjutnya hingga saat ini telah memberikan banyak manfaat kepada kaum muslimin serta terus menerus meraup pahala dari Allah SWT selama riwayat tersebut terus dibaca oleh kaum muslimin dalam bacaan Al Qurannya hingga akhir waktu yang tidak bisa diprediksi oleh siapapun.
Generasi terbaik dididik dengan materi yang terbaik.
Melahirkan generasi terbaik membutuhkan usaha keras dan konsistensi. Tak hanya itu dibutuhkan sosok dan materi terbaik yaitu Guru yang mengajarkan Al Quran. Mengajarkan Al Quran perlu kesabaran dan ketekunan, sebab mengajarkan Al Quran bukan hanya mengajarkan isi dan cara membacanya melainkan ada juga nilai dan moral yang harus diajarkan dan dibiasakan kepada muridnya. Hal ini pula yang kemudian dikenal dengan Mu’ahadah bil Quran yang menjadikan studi Al Quran tidak akan pernah berhenti namun justru berlaku sepanjang kehidupan.
admin
15 Jul 2026
Post Views: 34 Oleh : Ahmad Fathoni, M.E (Imam Masjid As Sofia) 90 menit pertandingan sepakbola selalu saja berhasil menguji degup jantung dan hati. Pandangan mata enggan berkedip untuk kehilangan momen silih berganti bola yang berpindah kaki. Tidak hanya gol dan kemenangan yang dicari. Selalu ada drama yang menghiasi. Pelajaran berharga …
admin
07 Jul 2026
Post Views: 63 Oleh : Ahmad Fathoni, M.E (Ketua Majelis Wakaf, PCM Bogor Barat) “Tidaklah ada batas yang terang antara saat suka dengan saat duka. Kadang-kadang di dalam duka ini sendiri terdapat suka dan di saat suka terdapat duka .” — Lembaga Budi, Buya HAMKA Tak ada yang benar-benar pasti kecuali …
admin
17 Jun 2026
Post Views: 101 Oleh : Sulaeman Jajuli (Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor) Tangis, tangisan atau menangis adalah rangkain peristiwa fitrah yang sengaja dihadirkan oleh Allah untuk manusia. Allah berfirman-yang artinya-,” Dia-lah yang menciptakan tersenyum dan menangis itu ( Al-Najm : 43). Berkait dengan ayat tersebut, Al-Qurthubi menafsirkan, bahwa Allah-lah hakikatnya yang menciptakan, kenapa kita …
admin
21 Feb 2026
Post Views: 220 Oleh: Sugijanto Soewadi (Pemerhati Sosial, Lingkungan dan Peradaban Islam) Ramadhan Bukan Sekadar Bulan Puasa Setiap tahun umat Islam memasuki satu fase spiritual yang unik: bulan Ramadhan. Namun menariknya, dalam tradisi Islam Ramadhan tidak hanya disebut sebagai “bulan puasa”. Ia memiliki banyak laqab (gelar) yang masing-masing menyimpan makna mendalam. …
admin
02 Jan 2026
Post Views: 199 Oleh: Rahmat Saptono (Pengajar Manufaktur Logam di Universitas Indonesia) Demikian agungnya kedudukan waktu, hingga Allah SWT bersumpah dengannya dalam Kitab-Nya. Imam Al-Shafi’i. rahimahullah bahkan pernah berkata: “لَوْ تَدَبَّرَ النَّاسُ هَذِهِ السُّورَةَ لَوَسِعَتْهُمْ” “Seandainya manusia merenungkan surah ini (Al-‘Ashr), niscaya ia telah cukup bagi mereka.” Dalam penjelasan lain, beliau menegaskan …
admin
16 Des 2025
Post Views: 156 Oleh: Rahmat Saptono (Pengajar Manufaktur Logam di Universitas Indonesia) Deru berita tentang bencana alam—kebakaran hutan, banjir, badai—tak kunjung reda. Di tengah hantaman gelombang itu, terselip kisah ketangguhan yang tak mudah sirna. Beberapa tahun silam, saya membaca wawancara dengan sepasang lansia di Sydney yang kehilangan segalanya akibat kebakaran hebat. Mereka …
11 Agu 2025 981 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Pada dasarnya, menjadi generasi perintis atau pewaris sama-sama baik. Mau dicari kelebihan dan kekurangannya, ya pasti ada. Tinggal kita mau melihat dari sisi yang mana. Sering kali, kita justru membenturkannya. Seolah-olah generasi perintis adalah generasi terbaik karena memulai dari nol, sedangkan generasi pewaris …
16 Apr 2025 969 views
Oleh : Abdul Rasyid (Personal Finance & Investment) Belakangan ini, antrean panjang di toko-toko emas dan gerai logam mulia jadi pemandangan yang cukup umum. Banyak orang rela menunggu demi bisa membeli emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun batangan. Fenomena ini bukan tanpa alasan—emas dianggap sebagai aset safe haven, aset yang cukup tangguh dalam menghadapi berbagai …
06 Apr 2025 954 views
Oleh : Abdul Rasyid (Personal Finance & Investment) Setiap menjelang hari raya, khususnya Idulfitri, tradisi pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) jadi momen yang paling ditunggu-tunggu banyak orang. Selain yang bersifat formal seperti THR untuk karyawan, ada juga versi yang lebih informal tapi nggak kalah penting: THR untuk keluarga dan kerabat. Tradisi ini sudah mengakar cukup …
04 Jul 2025 906 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Beberapa hari yang lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan menerbitkan izin pendirian Bank Syariah Muhammadiyah. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dan segera dimuat di berbagai media. Tak pelak, masyarakat umum—terutama warga Muhammadiyah—ramai membicarakan dan …
21 Mar 2025 900 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah selalu menjadi hal menarik yang ditunggu oleh umat Islam di Indonesia. Dari zaman dulu hingga saat ini, vibes-nya selalu sama. Selalu muncul pertanyaan, apakah puasanya barengan? Lebarannya barengan? Meskipun berkali-kali mengalami perbedaan, dalam hati kecil umat Islam di Indonesia—apa pun …
Comments are not available at the moment.