
Di Balik My Little Bolu Ketan: Dolar Terkapar, Komedi Jadi Pelarian Krisis

Oleh: Mas Azzam (Sekretaris PC Muhammadiyah Bogor Barat)
Per 4 Juni ini, 1 USD telah menyentuh Rp18.005. Kanda Bahlil masih fokus mencari talenta pencipta lagu “My Little Bolu Ketan”. Sementara itu, bos MGB digeledah dan akhirnya keluar dari gedung kejaksaan memakai rompi merah muda (pink) sambil diborgol, berjalan santai dengan wajah sedikit tegang.
Kembali ke persoalan dolar, rupiah dibuat babak belur. Lantas, celetukan Presiden masih terngiang, seolah rudal Israel iseng kesasar menghujam hutan sawit di selokan belakang kebun Pak Presiden jauh di seberang pulau sana.
“Kan orang desa enggak pakai dolar,” begitu narasi beliau di salah satu sesi. Lantas, beragam kecaman datang dari seluruh penjuru negeri, dari pakar hingga si awam (contohnya penulis sendiri) ikut berpartisipasi dalam event perkomentaran di media sosial ini.
Ada yang mengingatkan, ada pula yang bercanda sesuai standar pengetahuan masing-masing netizen. Di sisi lain, justru inilah mungkin rasa cinta rakyat kepada pemimpinnya. Karena memang dalam lirik lagu “Mas Bahlil Ganteng” disebut bahwa cinta dan benci itu beda tipis. Barangkali rakyat juga begitu; cinta dan benci, tetapi tidak berdaya. Akhirnya, cuma bisa berkomentar di kolom komentar.
Namun, jangan salah, justru komentar inilah senjata jitu saat ini. Tanpa komentar netizen, apalagi sampai viral, kebijakan tidak akan dilihat dan baru akan didengar oleh para elite serta konconya.
“My Little Bolu Ketan” menjadi babak baru bagi negeri ini untuk menghibur kesengsaraan rupiah di angka Rp18.005. Tenang, selama lagu ini masih FYP di media sosial, negeri ini masih jauh dari kata krisis. Meski Menteri Keuangan di salah satu berita daring bilang pusing, sekali lagi tenang, bos MBG juga sudah diringkus jaksa, katanya.
Hiburan di negeri ini memang tak ada habisnya, hingga seorang lulusan Harvard University pun harus geleng-geleng kepala melihat pincangnya penegakan hukum di negeri ini. Sebut saja Mas Nadiem Gojek.
Kembali ke lagu Mas Bahlil, dinda sampai berhenti memasak saat kanda bilang kalau sudah matang, kompor dimatikan. Semoga negeri ini kembali sehat. Sehat secara ekonomi, sehat secara psikologi.
Mari kita buat rupiah kembali naik takhta. Bukan lewat satu-dua orang, tapi kita semua bisa. Mulai dari mencintai produk lokal dan kurangi jalan-jalan ke luar negeri. Cukup ngopi di Puncak dengan harga “tembak” satu saset kopi 60 ribu rupiah saja. Jangan bawa panci sendiri, hehe.
admin
11 Jul 2026
Post Views: 72 Oleh: Mas Azzam (Pemred pcmbogorbarat.com) Sebanyak 74 kg emas gelondongan dan miliaran rupiah uang tunai diamankan. Kabar ini sempat menggegerkan media sosial di seluruh Indonesia. Konon, emas tersebut merupakan barang bukti dugaan korupsi yang melibatkan salah satu pejabat tinggi di negeri ini. Di sisi lain, opini yang berkembang …
admin
29 Apr 2026
Post Views: 217 Abdul Rasyid, S.E. (Lulusan Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan IPB University) BMKG pada bulan Maret kemarin merilis data prediksi musim kemarau tahun 2026. Intinya, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim kemarau sejak April, sebagian pada Mei, dan ada pula yang baru mulai Juni 2026. Pergerakannya dimulai dari …
admin
26 Mar 2026
Post Views: 401 Oleh: Abdul Rasyid, S.E. (Ketua IMM IPB University 2016-2018) Menjadi perempuan bukanlah hal yang sederhana. Dalam setiap fase kehidupan, selalu ada tuntutan yang datang silih berganti. Saat belum menikah, pertanyaan yang muncul adalah, “kapan menikah?” Setelah menikah, berubah lagi menjadi, “kapan punya anak?” Bahkan ketika sudah memiliki anak, pertanyaan itu belum berhenti—“kapan …
admin
10 Mar 2026
Post Views: 372 Oleh : Abdul Rasyid, S.E. (Personal Finance & Investment Specialist) Nisab untuk zakat mal—khususnya zakat penghasilan, perdagangan, serta zakat investasi seperti emas, saldo rekening menganggur, deposito, saham, reksadana, dan sejenisnya—umumnya menggunakan standar 85 gram emas 24 karat. Jika melihat harga emas hari ini, 6 Maret 2026, harga emas Antam bahkan …
admin
14 Feb 2026
Post Views: 239 Oleh: Abdul Rasyid, S.E. (Sekretaris PCM Banjarharjo Brebes) Setiap menjelang Ramadan atau Idulfitri, umat Islam kerap dihadapkan pada perbedaan penetapan awal bulan. Perbedaan ini sejatinya bukan karena keinginan untuk menyelisihi, melainkan akibat perbedaan metode dalam memahami dalil dan menentukan awal bulan hijriah. Dalam ilmu falak dikenal istilah matlak, yaitu wilayah berlakunya hasil …
admin
07 Feb 2026
Post Views: 489 Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Wacana digitalisasi Muhammadiyah sejatinya bukan hal baru di lingkungan persyarikatan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, isu ini tampak mulai benar-benar digarap secara serius. Barangkali karena disadari bersama bahwa transformasi digital bukan perkara sederhana. Ia menuntut kesabaran, pembiayaan yang tidak sedikit, …
11 Agu 2025 977 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Pada dasarnya, menjadi generasi perintis atau pewaris sama-sama baik. Mau dicari kelebihan dan kekurangannya, ya pasti ada. Tinggal kita mau melihat dari sisi yang mana. Sering kali, kita justru membenturkannya. Seolah-olah generasi perintis adalah generasi terbaik karena memulai dari nol, sedangkan generasi pewaris …
16 Apr 2025 969 views
Oleh : Abdul Rasyid (Personal Finance & Investment) Belakangan ini, antrean panjang di toko-toko emas dan gerai logam mulia jadi pemandangan yang cukup umum. Banyak orang rela menunggu demi bisa membeli emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun batangan. Fenomena ini bukan tanpa alasan—emas dianggap sebagai aset safe haven, aset yang cukup tangguh dalam menghadapi berbagai …
06 Apr 2025 954 views
Oleh : Abdul Rasyid (Personal Finance & Investment) Setiap menjelang hari raya, khususnya Idulfitri, tradisi pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) jadi momen yang paling ditunggu-tunggu banyak orang. Selain yang bersifat formal seperti THR untuk karyawan, ada juga versi yang lebih informal tapi nggak kalah penting: THR untuk keluarga dan kerabat. Tradisi ini sudah mengakar cukup …
04 Jul 2025 906 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Beberapa hari yang lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan menerbitkan izin pendirian Bank Syariah Muhammadiyah. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dan segera dimuat di berbagai media. Tak pelak, masyarakat umum—terutama warga Muhammadiyah—ramai membicarakan dan …
21 Mar 2025 900 views
Oleh : Abdul Rasyid (Sekretaris PC Muhammadiyah Banjarharjo Brebes) Penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah selalu menjadi hal menarik yang ditunggu oleh umat Islam di Indonesia. Dari zaman dulu hingga saat ini, vibes-nya selalu sama. Selalu muncul pertanyaan, apakah puasanya barengan? Lebarannya barengan? Meskipun berkali-kali mengalami perbedaan, dalam hati kecil umat Islam di Indonesia—apa pun …
Comments are not available at the moment.